GMKI Cabang Ambon Gelar Kegiatan Pengabdian di Negeri Huku Kecil SBB

oleh -7,584 views
oleh

“Dari berbagai masalah yang ditemui, yang menjadi Urgensi yakni Aksesibilitas (Akses Jalan) untuk kelima negeri yang berada pada daerah Kecamatan Elpaputih yaitu Sumeith Pasinaru, Ahiolo, Watui, Huku Kecil dan Abio. Kegiatan GMKI Mengabdi terpusat di Negeri Huku Kecil sehingga kami melihat Huku Kecil sebagai representasi daripada masalah-masalah di wilayah tersebut,” tutur Tiven.

Menurutnya, akses jalan aspal sangatlah dibutuhkan masyarakat untuk aktifitas perdagangan, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

“Mereka kebanyakan petani dan berkebun. Bila mau menjual hasil kebunnya harus jalan kaki 32 kilometer ke Tala atau Kairatu. Bila pakai motor ojek ongkosnya 100 hingga 200 ribu. Tidak ada untungnya. Akibatnya pendapatan masyarakat di sana rendah,” jelasnya.

Di sisi lain, pengamatan GMKI selama perjalanan ke Huku Kecil adalah terlihat tiang-tiang listrik yang sudah karatan terbengkalai di pinggir jalan. Akibatnya masyarakat di sana belum rasakan pelayanan penerangan/listrik.

“Mereka hanya bergantung pada satu mesin genset. Tetapi tidak digunakan setiap hari. Hanya digunakan pada saat moment-moment tertentu sehingga masyarakat Huku Kecil belum bisa menikmati aktifitas di malam hari,” ujarnya.

Juga persoalan pendidikan dengan sarana yang terbatas dan malah sekolah sudah rusak. Juga masalah kesehatan yang tidak ada sarana maupun tenaga kesehatan dan lainnya.

Dengan kenyataan lapangan seperti itu, GMKI melihat bahwa semua masalah yang terjadi pada negeri-negeri wilayah pegunungan salah satunya ialah Negeri Huku Kecil, yakni masalah akses jalan. Sehingga diharapkan perhatian serius agar bisa dibangun oleh Pemkab SBB maupun Pemprov Maluku. (SM-05)

No More Posts Available.

No more pages to load.