Refleksi Paskah GPM 2022; Itu Adalah Kuasa yang Menghidupkan

oleh -1.331 views
Pdt Elifas Tomix Maspaitella STh, Ketua MPH Sinode GPM

suaramaluku.com – “Paskah Kristus: Ada Kuasa di Balik Batu yang Terguling” (Lukas 23:56b-24:1-12). Itulah tema Paskah Gereja Protestan Maluku (GPM) tahun 2022.

Secara tekstual, injil Lukas menjadi sumber inspirasinya, dan secara kontekstual adalah beban-beban sosial, ekonomi, politik dan keagamaan yang dialami warga gereja dan masyarakat secara khusus di Maluku dan Maluku Utara, sebagai representasi kehidupan masyarakat di Indonesia.

Para ahli Perjanjian Baru (PB) menyatakan bahwa dalam injil Lukas terdapat enam dimensi penderitaan masyarakat dalam injil Lukas, meliputi ekonomi, sosial, politik, fisik, psikologis dan spiritual.

Injil Lukas mengurai cerita keberpihakan Yesus kepada kaum marginal. Ia melakukan advokasi sosial berdasar empaty dari hati yang luhur. Suatu cara-Nya ada dan hadir di tengah beragam penderitaan manusia.

Ia membela mereka yang dideskreditkan oleh hukum yang manipulatif, memulihkan orang sakit yang diisolasi jauh dari pemukiman dan keluarganya, bebaskan perempuan yang sakit pendarahan dan puluhan tahun menanggung beban stigma spiritual sebagai yang najis.

Ia bangkitkan anak muda sekaligus mengangkat harkat ibunya yang janda dari beban ekonomi. Keberpihakan Yesus itu berpuncak pada penderitaan-Nya, sampai mati disalibkan.

Dengan cerita penderitaan Yesus, penulis injil Lukas mengajak kita memahami penderitaan kaum marginal dalam spirit misi atau tanggungjawab sosial gereja secaraa real. Sebab bagi Lukas, dari enam dimensi penderitaan tadi, ada orang yang mengalaminya secara ganda. Contoh seorang perempuan yang sakit pendarahan (Luk. 8:40-48).

Sebagai seorang yang berprofesi dokter, Lukas pahami kondisi itu secara gamblang. Namun perempuan itu alami penderitaan fisik (sakit) selama puluhan tahun.

No More Posts Available.

No more pages to load.