Refleksi Paskah GPM 2022; Itu Adalah Kuasa yang Menghidupkan

oleh -15,031 views
oleh
Pdt Elifas Tomix Maspaitella STh, Ketua MPH Sinode GPM

Jadi Yesus bangkit dari kematian sebab Ia hidup, bahkan di antara orang mati di alam maut. Kehidupan di dalam kubur itu menjadi alasan batu kubur itu sudah terguling dari pintu kubur tersebut. Ada kuasa di dalam kubur itu, dan kuasa itu yang menggulingkan batu itu.

Makna ini yang menuntun kita dalam perayaan Paskah tahun 2022. Bahwa kita hidup di tengah-tengah berbagai tantangan, masalah, dan penderitaan kemanusiaan. Pandemik Covid-19 adalah salah satu wujud penderitaan di samping penderitaan secara ekonomi, politik, sosial, fisik, psikologis, dan spiritual.

Kita alami semua itu secara ganda. Pandemik Covid-19 membuat banyak orang miskin karena kehilangan pekerjaan dan kesulitan-kesulitan ekonomi sebagai dampak global.

Dalam konteks politik, kita berada dalam suatu masyarakat yang mudah terbelah. Pertarungan kepentingan elite politik tidak segan-segan diperjuangkan dengan membelah masyarakat ke dalam faksi-faksi tertentu.

Bahkan bukan hanya demi jabatan, tetapi untuk kuasai sumber daya alam oleh korporasi yang berkelindan dengan kekuasaan dilakukan juga benturkan masyarakat adat. Konflik-konflik agraria bukan hanya nyaris tak terhindarkan tetapi tidak diselesaikan secara tuntas oleh alat negara dan lembaga hukum.

Pada sisi hubungan sosial, kesenjangan ekonomi membuat lebar jarak interaksi masyarakat. Orang-orang miskin, termasuk di pedalaman tetap saksikan kemakmuran virtual melalui perluasan jaringan komunikasi informasi. Kemakmuran virtual itu buat mimpi melambung tanpa sadar bahwa mereka sedang dililit kemiskinan faktual.

Mereka saksikan bagaimana ikan diolah di pabrik, kayu dijadikan meubeler mahal dan komoditi ekspor internasional, dan sejenak lupa dengan kemiskinannya, lalu tanpa sadar, hak ulayat mereka sudah berpindah kepemilikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.