SEJARAH PELATIH BERDARAH MALUKU
Dengan kesuksesan Rangers ke partai final Liga Eropa, bukan saja menjadi sejarah klub Liga Skotlandia itu, namun juga bagi sang pelatih Giovani VB akan membuat dirinya sebagai pelatih berdarah Maluku-Indonesia pertama yang mampu membawa klubnya mencapai partai final level Eropa.
Giovani VB diketahui adalah mantan kapten timnas Belanda di partai final Piala Dunia 2010. Ia adalah anak dari pasangan keturunan blasteran Ambon Maluku Indonesia Belanda, Victor Van Bronckhorst (neneknya bermarga Manuhutu) dan Fransien Sapulete (asal Negeri Ullath, Pulau Saparua).
Dia sebelum menjadi pelatih, merupakan pemain berdarah Ambon Maluku-Indonesia yang sudah bermain di klub-klub top kompetisi liga di Eropa seperti Feyenoord, Glasgow Rangers, Arsenal dan Barcelona (juara Liga Champions 2006).
Setelah usai Piala Dunia 2010, Giovanni undur diri sebagai pemain dan beralih menjadi pelatih. Diawali dengan jabatan Asisten Pelatih di mantan klubnya Feyenoord (2011-2015). Kemudian naik jadi pelatih utama di klub tersebut (2015-2019).
Ia lantas pindan melatih di klub Liga China, Guangzhou (2020). Kemudian pada 2021 Giovanni terima kontrak melatih Rangers, menggantikan legenda Liverpool yakni Steven Gerrard yang kembali ke Inggris tangani Aston Villa.
Sebagai warga negara Belanda keturunan Maluku, keberhasilan Giovanni VB sebagai pelatih di Eropa mengikuti jejak pendahulunya yakni Jost Luhukay, yang berpengalaman melatih di klub-klub Jerman, Inggris, Belanda dan Belgia.
Jost Luhukay tercatat pernah melatih beberapa klub terkenal di Jerman dan Inggris seperti FC Köln (pengurus), Borussia Mönchengladbach (2009–2012); FC Augsburg (2012–2015), Hertha Berlin SC (2016), VfB Stuttgart (2018), Sheffield Wednesday (2019–2020).
Sementara itu, Eintracht Frankfurt dan Rangers akan bertanding di partai puncak Liga Europa 2021-2022 dijadwalkan pada 19 Mei 2022 di Sevilla, Spanyol. (NP)







