WIEM GOMIES
Di urutan ke enam adalah petinju kelas menengah legendaris Indonesia bahkan Asia, Wiem Gomies. Atlet senior yang kini berusia 75 tahun itu, sidah empat kali ikut PON yakni sejak 1969 Surabaya, 1973 Jakarta, 1977 Jakarta dan 1981 Jakarta.
Namun hanya tiga kali Wiem Gomies bela kontingen Maluku dan ketiganya ia merebut medali emas yaitu PON 1969, 1973 dan 1981 kemudian ia undur diri.
Pada PON 1977 Wiem Gomies perkuat DKI Jakarta dan hanya meraih medali perak. Namun bukan dikalahkan lawan, tetapi semua petinju DKI yang lolos final mengundurkan diri. Akibat insiden saat parta Syamsul Anwar vs David Matita di babak semifinal.
Wiem Gomies adalah petinju legendaris Indonesia yang belum ada atlet samai prestasinya. Antara lain 2 emas Asian Games 1970 dan 1978, Juara Asia 1971, ikut Olimpiade 1972 Munich Jerman, Juara President Cup 1976, emas SEA Games 1977 dan finalis Kejuaraan Asia 1977.
Di olahraga “baku pukul” ini, sebenarnya jumlah medali petinju legendaris lain yakni almarhum Albert Papilaya yang terbanyak yaitu 4 medali emas dan 1 perak. Hanya saja Albert cuma dua kali bela Maluku yaitu PON 1985 dan 1989, hasilnya 1 emas dan 1 perak untuk Maluku. Di PON 1993, 1996 dan 2000 Albert rebut 3 emas untuk DKI.
Hal itu juga terjadi pada Herry Maitimu. Raja kelas layang Indonesia ini, 4 kali meraih medali emas tinju di PON 1977, 1981, 1985 dan 1989. Namun hanya 2 emas untuk Maluku (1977 dan 1981), 2 emas lainnya untuk Jambi.
Setelah para atlet tersebut diatas, masih terdapat banyak olahragawan yang juga memperoleh medali, namun jumlah emasnya kurang dari para atlet yang disebut. Selain itu, tidak semua data dan jumlah penyumbang medali dapat ditulis disini karena persoalan data akurat serta satu emas tapi diproleh dari nomor beregu.
BERIKUT URUTAN SELENGKAPNYA
Viera Hetharie (Atletik) 5 emas, 2 perak, 1 perunggu.
Irene Joseph (Atletik) 4 emas, 1 perak, 1 perunggu.
La Memo (Dayung) 4 emas.
Chelsea Corputty (Dayung) 3 emas, 3 perak.
Alvin Tehupeiory (Atletik) 3 emas, 1 perak, 1 perunggu.
Wiem Gomies (Tinju) 3 emas.
Welmy Pariama (Tinju) 2 emas, 2 perak.
David Isikiwar (Tinju) 2 emas, 1 perak, 1 perunggu.
Femmy Batuwael (Dayung) 2 emas, 1 perak, 1 perunggu.
M. Yamin Rahayaan (Kempo) 2 emas, 1 perunggu.
Herry Maitimu (Tinju) 2 emas.
Max Auty (Tinju) 2 emas.
Agus Ngamel (Atletik) 2 emas
Lodewyk Batlajery (Tinju) 2 emas
Beni Keliombar (Tinju) 1 emas, 1 perak, 1 perunggu.
Yulius Lumoly (Tinju) 1 emas, 1 perak, 1 perunggu
Albert Papilaya (Tinju) 1 emas, 1 perak.
Notje Thomas (Tinju) 1 emas, 1 perak.
Franky Hamadi (Tinju) 1 emas, 1 perak.
Welly Tomasoa (Atletik) 1 emas.
Nova Sahetapy (Taekwondo) 1 emas.
Marce Latusalo (Taekwondo) 1 emas.
Charles Thomas (Tinju) 1 emas.
Polly Pesireron (Tinju) 1 emas.
Ellyas Pical (Tinju) 1 emas.
Apeles Letty (Tinju) 1 emas.
Rudi Haurisa (Tinju) 1 emas.
Mekson Barataman (Tinju) 1 emas.
Bara Gomies (Tinju) 1 emas.
Maya Manuputty (Selam) 1 emas.
Yuliana Patty (Tinju) 1 emas. (novi pinontoan)







