Refleksi Paskah GPM 2022; Itu Adalah Kuasa yang Menghidupkan

oleh -15,017 views
oleh
Pdt Elifas Tomix Maspaitella STh, Ketua MPH Sinode GPM

Beban trauma dialami banyak orang termasuk mereka yang hidup sebagai pengungsi. Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk dalam bentuk kekerasan seksual masih terus terjadi. Trauma karena kehilangan pekerjaan, ditambah ketidaksanggupan penuhi kebutuhan dasar membuar orang hilang harapan dan mencari cara-cara instant untuk mengatasi bebannya.

Krisis spiritual terjadi karena kesalehan pribadi lebih diutamakan daripada peran sosial yang proaktif bebaskan sesama dari tekanan masalahnya. Karena itu aktivitas keagamaan lebih diarahkan pada kesalehan pribadi dan bukan tanggungjawab sosial agama kepada umat manusia dan lingkungan hidup. S

etiap ada bencana, yang dicari dan dihakimi adalah dosa, bukan sebaliknya berusaha pahami apa kehendak Tuhan melalui tanggungjawab sosial kepada sesama dan lingkungan hidup.

Semua itu menjadi beban sosial bersama dan realitas misi gereja dalam semangat kebangkitan Yesus. Karena itu tema “Paskah Kristus: Ada kuasa di balik batu yang terguling” adalah seruan misi GPM bahwa iman pada Paskah menyuruh gereja membebaskan belenggu dan ikatan-ikatan “maut” yang menghimpit manusia dan lingkungan hidup.

Kuasa yang menggulingkan batu itu adalah kuasa yang menghidupkan dan yang memulihkan. Gereja harus bertindak atau bermisi atas dorongan kuasa itu, dengan tidak perlu takut pada kuasa dan belenggu apa pun.

Gereja yang mengimani Kristus bangkit adalah gereja yang harus melayani di tengah resiko apa pun, sebab gereja adalah entitas yang hidup diantara dan di tengah-tengah masalah dan resiko untuk bebaskan manusia dan alam semesta.

Selamat merayakan Paskah Kristus tahun 2022. Tuhan memberkati kita semua.
(Pdt Elifas Tomix Maspaitella STh, Ketua MPH Sinode GPM)

No More Posts Available.

No more pages to load.