Welmy Pariama yang sudah bertanding di PON sejak 2008, 2016, 2016 hingga 2021 adalah PNS pada Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Maluku. Status PNS nya sudah cukup lama. Ia juga sudah sumbang 2 emas dan 2 perak untuk Maluku selama kariernya di arena PON.
Selanjutnya peselam putri peraih medali perak PON Papua, Astrid Teng merupakan PNS pada instansi Disnakertrans Pemprov Maluku.
Sedangkan karateka Hengky Berhitu yang merebut medali perunggu di PON Papua, diketahui adalah anggota satuan elit TNI AD yakni Kopassus.
Mereka semuanya sudah mengabdi dan bekerja pada instansi masing-masing jauh sebelum digelarnya Pelatda dan PON XX 2021 Papua.
Sayangnya, untuk PON berikut beberapa diantaranya yang sudah senior dan berusia tidak muda lagi, akan mengundurkan diri dari dunia olahraga Maluku.
Namun demikian, masih banyak atlet berprestasi Maluku yang tidak punya pekerjaan tetap. Selain karena masih sekolah dan kuliah, juga karena kurang perhatian terhadap nasib mereka. Akibatnya banyak yang hengkang memperkuat daerah lain.
BACA JUGA:
- 3 Kali Bela Maluku di PON, 2 Kali Raih Emas, Yamin Rahayaan Masih Kerja Serabutan
- Bonus Peraih Emas PON Papua Rp200 Juta di Masa Gubernur Murad Terbesar Dibanding Sebelumnya
Yang paling miris nasibnya contoh pada atlet kempo, M. Yamin Rahayaan. Kenshi yang merebut medali perunggu kelas randori 70 kg PON Papua ini, sudah ikut PON sejak 2008, 2012, 2016 namun tidak memiliki pekerjaan tetap.
Padahal, Yamin persembahkan dua medali emas untuk Maluku pada kelasnya di PON 2012 Riau dan 2016 Jabar. Terkini di PON Papua meraih perunggu.
Sementara itu, pedayung putri Arni Pattipeiluhu yang meraih medali perak di nomor double schull bersama Chelsea Corputty di PON Papua. Ternyata berkeinginan untuk ikut tes sebagai Polisi Wanita (Polwan) atau anggota TNI.
“Arni memang sampaikan kepada beta ingin tes sebagai Polwan. Atau kalau di TNI juga boleh,” ungkap pembina PODSI Maluku, Anos Yeremias.
Semoga kedepannya, Pemprov dan Pemkot juga Pemkab di Maluku dapat memperhatikan nasib atlet-atlet muda dan senior yang berprestasi, sehingga mereka tidak hengkang guna ubah nasibnya dan membela daerah lain. (novi pinontoan)






